JSI Rilis Hasil Survei Pilkada Morowali 2018

0
41

PALU, DETIKSULTENG – Lembaga survei, Jaringan Suara Indonesia (JSI), merilis hasil survei, terhadap Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Morowali 2018. Hasil survei JSI menyebutkan bahwa tingkat elektabilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Taslim dan H. Nadjamuddin (TAHAJUD) mengungguli pasangan-pasangan Calon Bupati lainya. Hal itu disampaikan JSI saat melakukan Diskusi Publik Hasil Survei Pilkada Morowali Tahun 2018, Selasa (8/5/2018)

Wakil Direktur eksekutif JSI, Popon Lingga Geni yang menyampaikan hasil survei tersebut, menyebutkan bahwa perolehan Data JSI terkait tingkat dukungan pasangan calon, TAHAJUD unggul 41,1 persen, menyusul kemudian Paslon Syarifudin Hafid – Charudin Zen 22,5 persen, lalu Paslon Ambo Dalle – Aminuddin Awaludin 17,5 persen, pasangan Haris Nunu – Ismail Suaib 9,8 persen dan Silahuddin Karim – Sunardin Firdaus 1,8 persen. Sedangkan yang tidak tahu atau belum memutusklan pilihannya sebanyak 5,3 persen serta responden yang tidak menjawab atau rahasia sebanyak 2,0 persen.

Menurut Popon, Isu debat kandidat Paslon Bupati yang telah dua kali dilakukan, JSI berhasil mendapatkan hasil survei bahwa Paslon yang banyak mendapat dukungan masih unggul Paslon TAHAJUD dengan persentase 39,9 persen, disusul Syarifudin Hafid – Charudin Zen19,2 persen, Ambo Dalle – Aminuddin Awaludin15,3 persen, Haris Nunu – Ismail Suaib 14,3 persen dan Silahuddin Karim – Sunardin Firdaus 9,8 persen

Pengumpulan data survei mulai dilakukan sejak 26 April- 1 Mei 2018, dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah awal responden yang diambil sebanyak 440 orang, melalui wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner.

Tingkat kepercayaan survei JSI lanjut Popon, sebesar 95 persen, dengan Margin of error berkisar 4,8 persen.

Selain tingkat kepercayaan, JSI juga melakukan survei terkait masalah penting yang ada di Kabupaten Morowali, termasuk diantaranya ialah masalah kondisi jalan yang buruk, taraf hidup masyarakat, pelayanan kesehatan, krisis air bersih maupun listrik, serta masalah yang sedang menghangat saat ini, yaitu banyaknya jumlah Tenaga Kerja Asing yang berpengaruh dengan sulitnya mencari lapangan pekerjaan, disamping masalah-masalah lain yang terjadi di kabupaten tersebut.(ATA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here