Kawasan  Ekonomi  Khusus  (KEK)  Palu  telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2014  pada  tanggal  16  Mei 2016. KEK Palu telah diresmikan pada 27 September 2017 oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution. Pengembangan KEK  Palu  difokuskan  untuk kegiatan Industri Pengolahan Nikel, Kakao dan Rumput La dan banyak lagi yang lain dari hulu sampai hilir.

KEK yang berlokasi di Kota Palu hanya berjarak 28 kilometer dari Bandara Mutiara, 15 kilometer  ke  Kota  Palu,  dan  500  meter  ke  Pelabuhan Pantoloan.  Di  KEK  Palu  telah tersedia  lahan seluas  77  ha  dan  saat  ini  dalam  proses pembangunan tahap I.

Sebagai badan pembangun dan pengelola KEK  Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kota Palu telah membentuk sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bernama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST). Perusahaan  milik daerah ini kemudian menjalin Kerjasama Operasional (KSO) dengan PT STM Tunggal Jaya, sebagai mitra strategisnya.

PT STM Tunggal Jaya adalah sebuah perusahaan nasional yang didirikan oleh Dua orang Korea tapi berwarga Negara Indonesia,  Kim Sung Hyun dan  Hong Seon Pyo.

Dipilihnya PT STM Tunggal Jaya, karena sejak bulan Mei tahun 2015 yang lalu,  perusahaan itu telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Palu untuk melakukan review master plan bersama-sama dengan dengan Korean Enginering Consultant Corporation (KECC) yang dilanjutkan dengan pembuatan outline business case oleh Delloite.  Juga melakukan promosi-promosi kepada para investor potensial baik di dalam negeri maupun luar negeri, di antaranya kegiatan promosi dan road show ke Korea Selatan, Hungaria, China, Singapura dan Jepang.

Maka untuk menindaklanjuti kerjasama itu, telah dilakukan penandatanganan  KSO untuk membangun dan mengelola KEK, dengan membentuk sebuah konsorsium yang terdiri dari PT BPST, PT STM Tunggal Jaya, Delloite, KECC, Penida Capital Advisor  dan Hermawan Juniartho Law Firm. Konsorsium itulah yang diberi nama KPIC atau singkatan dari KEK Palu, PPP Investment Center yang resmi dilaunching pada 27 September 2017 lalu.

Berikut prosesi peresmian KEK Palu dalam sorotan lensa DetikSulteng.com

 

Menko Perekonomian, Darmin Nasution didampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Longki DJanggola, tiba di lokasi KEK di Palu
Menko Perekonomian, Darmin Nasution bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu tampak sumringah saat menuju tenda utama peresmian operasional KEK Palu
Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengatakan, KEK Palu ini adalah buah dari kerja keras selama tiga tahun. Dia mengajak investor untuk dapat menanamkan modal di KEK Palu
Direktur Utama PT STM Tunggal Jaya, Kim Sung Hyun dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu, (keduanya berbaju krem) dua perusahaan konsorsium pembangun dan pengelola KEK Palu nampak serius
Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu mengantar Menko Perekonomian, Darmin Nasution ke mimbar utama peresmian operasional KEK Palu
Menko Perekonomian, Darmin Nasution memberikan sambutan pada peresmian operasional KEK Palu. Dia mengatakan, KEK Palu ini di luar dugaan. KEK Palu lebih cepat diresmikan dari jadwal sebelumnya. KEK Palu telah melangkahi 11 KEK lainnya di Indonesia, sehinga lebih duluan diresmikan. Ini buah dari kerja keras Gubernur Sulawesi Tengah
“Saya tidak menyangka kalau KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan dari 11 KEK yang sedang dibangun di seluruh Indonesia. Ternyata Gubernur Sulteng paling berani melakukan terobosan sehingga KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution dalam sambutannya pada peresmian operasional KEK Palu
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, disaksikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan para pejabat kementerian terkait, menandatangani prasasti peresmian operasional KEK Palu
Direktur Utama PT STM Tunggal Jaya, Kim Sung Hyun dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu, menandatangani kesepakatan kerjasama operasional (KSO) untuk mengelola dan membangun KEK Palu
Direktur Utama PT STM Tunggala Jaya, Kim Sung Hyun dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu berjabat tangan sembari tersenyum setelah menandatangani kesepakatan kerjasama operasional (KSO) untuk membangun dan mengelola KEK Palu
Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyalami Direktur Utama PT STM Tunggala Jaya, Kim Sung Hyun dan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu setelah menandatangani kesepakatan kerjasama operasional (KSO) untuk membangun dan mengelola KEK Palu
Foto bersama konsorsium Pembangun dan Pengelola KEK Palu bersama Menko Perekonomian, Darmin Nasution dan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, usai meresmikan beroperasinya KEK Palu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here