Lovely Nukila/DetikSulteng.com

Genderang pesta demokrasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah ditabuh. Panitia pelaksana telah menetapkan 4 Oktober 2017, jam 09.00 waktu setempat, sebagai hari H pencoblosan. Dua kader terbaik organisasi tempat berkumpulnya para pengusaha muda itu telah dinyatakan lolos oleh sterring commite, sebagai kandidat untuk dipilih nantinya. Keduanya adalah Ishak Basir dan Sri Irmayati Tombolotutu.

Koordinator Sterring Commite Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Sulteng, Andi Kaimuddin mengatakan, kedua kader HIPMI itu telah memenuhi syarat berdasarkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Petunjuk Organisasi sehingga ditetapkan sebagai Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng Masa Bakti 2017-2020.

“Tadinya ada tiga orang yang mendaftar sebagai calon ketua, yaitu Ishak Basir, Sri Irmayati dan Irvan Dj Nouk. Tetapi setelah kami verifikasi, hanya dua orang saja yang memenuhi syarat, sedangkan Irvan Dj Nouk dinyatakan tidak memenuhi syarat,” kata Andi Kaimuddin yang juga Ketua OKK BPD HIPMI Sulteng itu, tanpa merinci persyaratan apa saja yang tidak dipenuhi tersebut.

Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng, Astrid Noviti Sandagang menambahkan, penetepan calon Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng itupun, telah dilaporkan kepada BPP HIPMI di Jakarta, dan keputusannya mengikuti ketetapan yang dilakukan BPD HIPMI Sulteng.

Bahkan, kata dia, Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, telah menyatakan kesediaannya untuk hadir pada Musda HIPMI Sulteng tanggal 4 Oktober itu.

“Dari Sumatera Barat, Ketua Umum Bahlil Lahadalia langsung terbang ke Palu,” kata Astrid.

Astrid mengingatkan, agar kedua kandidat yang akan bertarung itu, agar tetap elegan dalam menarik simpati pemilik suara sah dalam Musda tersebut. Dia berharap agar tidak ada politik uang dan tetap mengedepankan semangat bertanding untuk bersanding.

Oleh karena itu, pemilih Hotel The Sya Regency itu mengatakan, BPD HIPMI Sulteng akan menggelar acara bedah visi misi dan penandatangan pakta integritas. Kedua calon itu diwajibkan menandatanganinya, agar menjadi pegangan dalam proses Musda nantinya.

Ishak Basir, salah satu kandidat Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng mengatakan, ia dan timnya akan tetap bekerja dengan cara-cara yang intelek dan beretika. Adat ketimuran yang dianut selama ini akan menjadi landasan moral dalam menarik simpati pemilik suara pada Musda HIPMI nanti.

“Kita tetap bekerja dalam koridor yang baik, karena kita sedang berproses menjemput takdir yang akan ditetapkan Tuhan,” kata Baisak—sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, upaya yang dilakukannya telah maksimal, selebihnya dia serahkan kepada pemilik hak suara dan pengaturan Tuhan. Sehingga ia menyatakan siap kalah dan siap menang.

“Itu prinsip saya dalam perhelatan demokrasi HIPMI Sulteng ini,” ujarnya.

Sri Irmayati Tombolotutu menambahkan, ia dan timnya juga telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Harapannya, ia dapat meraih suara dalam pemilihan nantinya. Upaya dan kerja keras sudah dilakukan, dan selanjutnya terserah pemilik suara.

“Memilih saya, alhamdulillah. Tidak memilih saya pun alhamdulillah,” ujarnya.

Apapun nanti hasilnya, kata dia, akan diterima dengan lapang dada dan penuh hormat atas semua keputusan di Musda nanti.

Astrid Noviti Sandagang menambahkan, akan terus mengawal pelaksanaan Musda HIPMI ini, sehingga menjadi musda terbaik sepanjang sejarah HIPMI Sulteng.

Sejalan dengan itu, Ketua Panitia Penyelenggara Musda HIPMI Sulteng, Hidayat Pakamundi menambahkan, pihaknya akan mengelola musda ini menjadi musda yang penuh warna dan dinamika yang baik. Oleh karena, pihaknya akan menghadirkan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, untuk membuka Pelaksanaan Musda HIPMI Sulteng itu.

“Pak Gubernur sudah bersedia hadir. Insya Allah semuanya akan berjalan dengan baik,” ujarnya. ***

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here