Faid/DetikSulteng.com

Tour de Central Celebes (TDCC), segera digelar pada 6-8 November 2017. Lomba balap sepeda wisata internasional itu, akan menempuh jarak sepanjang 486,9 kilometer yang dibagi dalam tiga etape, mulai dari Kota Ampana, Kabupaten Tojo Unauna sampai Kota Palu.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, dalam kunjungannya ke Ampana, untuk mengecek kesiapan lokasi start, Minggu (22/10) menjelaskan, pada setiap akhir etape, para peserta lomba akan menikmati keindahan alam, seni budaya dan kuliner di kawasan wisata unggulan provinsi ini.

“Saya sudah mengecek langsung lintasan setiap rute dan lokasi etape yang akan dilewati peserta, dan saya pastikan semuanya sudah beres,” kata Gubernur Longki.

Ini even yang digelar pertama kali di Sulawesi Tengah. Gubernur mengatakan, pasca kunjungan ribuan wisatawan pada gerhana matahari total yang berpusat di Sulawesi Tengah lalu, praktis tidak ada lagi kegiatan lanjutan yang mempromosikan lokasi wisata di daerah ini.

Padahal, kata Gubernur Longki, Sulawesi Tengah memiliki lokasi wisata unggulan yang sangat indah, antara lain  Taman Nasional Togean atau Pulau Togean  di Tojo Una-Una yang terkenal dengan terumbu karang, tanjung api dan lain-lain.

Danau Poso, gua, air terjun tujuh tingkat di Poso, Pemandangan bawah laut Parigi Moutong, Danau Lindu di Sigi, Taman Nasional Lore Lindu di Poso dan Sigi dan banyak lagi obyek wisata terbaik yang harus dipromosikan kepada khalayak mancanegara.

“Maka Tour de Central Celebes menjadi salah satu cara upaya untuk mempromosikan obyek wisata itu,” kata Gubernur Longki.

Oleh karena itu, Gubernur mengatakan, agar obyek wisata itu dapat dinikmati, setiap peserta akan menginap satu malam di setiap etape. Mereka akan disuguhi pagelaran seni budaya daerah setempat dan dijamu dengan makanan khas masing-masing daerah tujuan itu.

“Dengan begitu, peserta yang berasal dari luar negeri, akan menjadi mata dan mulut Sulawesi Tengah ke negaranya,” ujarnya.

Bupati Parigi Moutong, Syamsurijal Tombolotutu mengatakan, pihaknya telah siap menyambut peserta Tour de Central Celebes di daerahnya.

Pihaknya telah berkali-kali menggelar rapat koordinasi lintas instansi, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, untuk menyiapkan segala kebutuhan penyambutan peserta dan atraksi seni budaya.

Sementara itu, Mustajab Moezahar dari Sekretariat Panitia Tour de Central Celebes mengemukakan, etape pertama berjarak 198 kilometer dari Ampana ke Danau Poso.

Para pebalap akan dilepas Menteri Pariwisata di Kota Ampana pada 6 November 2017 pukul 10.00 waktu setempat dan diperkirakan tiba di Tentena, tepian Danau Poso pukul 14.40 waktu setempat.

Setelah semalam menikmati keindahan Danau Poso dan Festival Danau Poso, para pebalap akan memulai Etape II dari Kota Poso ke Parigi sepanjang 135,6 kilometer. Mereka akan dilepas Menpora pada pukul 09.00 waktu lokal dan dijadwalkan finish di Kota Parigi pukul 12.02 waktu setempat.

Sedangkan etape III dari Kota Parigi menuju Kabupaten Sigi dan Kota Palu sepanjang 153,3 kilometer, start pukul 12.00 waktu setempat di Parigi dan finish di Kota Palu, depan Kantor Gubernur Sulteng pukul 15.34 waktu Palu.

“Khusus dalam Kota Palu, para pebalap akan memutar sebanyak enam kali pada rute yang ditetapkan dengan total panjang 33 kilometer, menyusuri jalan-jalan utama dengan maksud agar sebanyak mungkin masyarakat ibu kota Provinsi Sulteng ini bisa menikmatinya,” ujar Mustajab.

Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh rute adalah ruas jalan nasional (trans Sulawesi) dan selama balapan berlangsung, arus lalulintas di ruas-ruas itu akan ditutup untuk kendaraan umum.

Terkait pendaftaran peserta, Mustajab mengatakan bahwa sampai saat ini, pendaftaran masih berlangsung namun panitia sudah menetapkan bahwa peserta dibagi dalam 10 tim pebalap mancanegara dan lima tim pebalap nasional dan lokal. Setiap tim terdiri atas lima sampai delapan orang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here