H. Andi Mulhanan Tombolotutu

Khairul Mujahid/DetikSulteng.com

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Medan, Sumatera Utara, 17-19 November 2017 nanti. Para cerdik pandai akan bertemu, menjahit gagasan dan ide untuk ke-Indonesiaan dan ke-Islaman sesuai cita-cita Lafran Pane, pendiri HMI.

Ketua Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu menjelaskan, KAHMI seharusnya menjadi laboratorium Negara. Itu dapat dilakukan, karena ada empat pilar di dalam diri KAHMI, yang seharusnya dapat bersinergi satu sama lainnya.

Ke empat pilar yang dimaksudkan itu, menurut Ketua KAHMI Sulteng itu, adalah pilar politisi, pilar birokrasi, pilar akademisi dan pilar pengusaha. Pilar KAHMI ini, telah mengabdikan dirinya di hampir semua segmen negara ini. Baik di DPR, Pemerintahan, kampus-kampus dan berbagai lembaga usaha, baik milik Negara maupun swasta.

“Nah, tugas Presidium KAHMI ke depan, harus dapat menyatukan empat kekuatan ini,” ujar mantan Wakil Walikota Palu ini.

Selama ini, empat pilar kekuatan KAHMI telah memutuskan dan menetapkan kebijakan Negara, tetapi semua itu hanya dilakukan secara individu dan tidak secara kelembagaan. DIa mencontohkan, jika ada keputusan politik, maka ada anggota DPR sebagai pilar politisi KAHMI, dapat melakukannya, kemudian dinaikan menjadi kebijakan pemerintah yang diputuskan oleh birokrat di pemerintahan, tetapi sebelumnya kebijakan itu dikaji secara komprehensif oleh akademisi sebagai pilar ketiga KAHMI.

“Nah, hasil kebijakan itulah yang dieksekusi oleh pengusaha sebagai pilar keempat KAHMI, karena kebijakan itu berkaitan dengan logistik, infrastruktur, jasa dan sebagainya. Dengan begitu, apa yang dikaji oleh KAHMI, itulah yang dilaksanakan oleh Negara,” jelas Mulhanan.

Ada kecenderungan selama ini, kata dia, anggota KAHMI bekerja secara individu di setiap lembaga dan medan pengabdian lainnya. Sehingga kehadirannya terlihat tidak sebagai representasi KAHMI atau HMI. Oleh karena itu, tugas besar Presidium KAHMI pasca Munas Medan nanti adalah, menyatukan semua kekuatan itu sehingga cita-cita Lafran Pane saat mendirikan HMI dapat terwujud. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here